Gaya-Gaya Arsitektur Rumah

Dyio Handasko

Rumah adalah tempat yang kita panggil "rumah". Selain sebagai tempat tinggal, rumah juga merefleksikan selera pemiliknya. Selain desain interior, tampilan dan desain eksterior juga menjadi hal yang penting. Kali ini, kita akan membahas tentang gaya-gaya arsitektur rumah yang paling populer di dunia.

Gaya Arsitektur Kolonial

Gaya arsitektur kolonial biasanya ditemukan di negara-negara bekas jajahan Belanda, Inggris, dan Spanyol. Gaya ini paling populer pada abad ke-17 hingga abad ke-19. Karakteristik dari gaya arsitektur kolonial adalah bangunan dengan atap lebar, tiang-tiang berukir indah, pintu-pintu besar, dan balkon.

Gaya Arsitektur Minimalis

Gaya arsitektur minimalis adalah gaya arsitektur modern yang populer di masa kini. Gaya ini sangat sederhana dengan sedikit ornamen. Warna-warna yang digunakan biasanya monokromatik seperti hitam, putih, dan abu-abu. Material yang digunakan juga sederhana seperti beton, kayu, dan kaca.

Gaya Arsitektur Art Deco

Gaya arsitektur Art Deco paling populer pada tahun 1920 hingga 1930. Gaya ini sering dijumpai pada gedung-gedung bertingkat tinggi seperti hotel. Karakteristik dari gaya ini adalah simpangan geometris dan simetri.

Gaya Arsitektur Mediterania

Gaya arsitektur Mediterania biasanya ditemukan di daerah beriklim mediterania seperti Spanyol, Italia, dan Yunani. Gaya ini ditandai dengan dinding-dinding berwarna putih, tanah batu bata atau ubin, atap berbentuk melengkung, dan area terbuka.

Gaya Arsitektur Tudor

Gaya arsitektur Tudor sangat populer pada abad ke-16 hingga abad ke-17 di Inggris. Karakteristik dari gaya ini adalah dinding berwarna cokelat, atap bergaya pitch, dan jendela-jendela besar.

Artikel Menarik Lainnya  Keramik yang Cocok untuk Teras Rumah

Gaya Arsitektur Modern

Gaya arsitektur modern sangat populer pada tahun 1950an hingga sekarang. Gaya ini sangat modern dengan bentuk bangunan yang sederhana, atap datar, dan pilihan warna yang minimal.

Gaya Arsitektur Cape Cod

Gaya arsitektur Cape Cod paling populer pada abad ke-17 hingga abad ke-19 di Amerika Serikat. Karakteristik dari gaya ini adalah atap steil, dinding berwarna putih, dan garasi terpisah.

Gaya Arsitektur Kontemporer

Gaya arsitektur kontemporer paling populer pada dekade terakhir ini. Warna-warna yang sering digunakan dalam gaya kontemporer adalah netral seperti abu-abu, hitam, dan putih. Bentuk bangunan juga lebih modern dan minimal.

Gaya Arsitektur Skandivania

Gaya arsitektur Skandivania biasanya ditemukan di negara-negara Skandivania seperti Swedia, Norwegia, dan Denmark. Gaya ini sangat terkenal dengan warna-warna pastel seperti pink, biru muda, dan hijau muda. Karakteristik lainnya adalah atap curam dan pesona yang sangat minim.

Gaya Arsitektur Ranch

Gaya arsitektur Ranch paling populer pada tahun 1930an di Amerika Serikat. Gaya ini menampilkan kesederhanaan dengan bentuk yang horizontal.

Setiap gaya arsitektur memiliki keunikan dan karakteristik tersendiri. Pemilihan gaya arsitektur rumah harus disesuaikan dengan selera dan kebutuhan pemilik. Semoga artikel ini bisa memberikan gambaran tentang gaya-gaya arsitektur rumah yang ada di dunia.

Baca Artikel Lainnya

Bagikan:

Dyio Handasko

Dyio Handasko

Berlatar belakang sederhana, Dyio Handasko memiliki hasrat besar untuk desain rumah modern dan interior. Dengan sederet ide kreatifnya, ia menciptakan keajaiban estetika dari sumber daya yang terbatas. Dyio membuktikan bahwa ketekunan dan kecintaan pada desain dapat merubah lingkungan sederhana menjadi tempat yang memikat, mencerminkan keunikan dan keindahan dalam kesederhanaan.

Leave a Comment